Baca juga:
Pengguna Snapchat Makin Banyak, Tapi…
Mengutip rilis pers yang diterbitkan Quipper (10/08/17), diduga sedikitnya presentase capaian tersebut terjadi karena masih banyak pelajar yang belum terbiasa dengan sistem Computer Based Test (CBT) SBMPTN. Untuk membantu para pelajar agar bisa maksimal dalam menjalani tes SBMPTN, baik dari segi pembelajaran maupun familiarisasi metode, Quipper mencoba memberikan solusi. Penyedia layanan khusus online itu mengklaim layanannya sudah berhasil membantu siswa-siswi lulus SBMPTN.Baca juga:
Game RPG Lego Quest & Collect Makin Populer, Masa Sih Belum Coba?
[caption id="attachment_20921" align="alignnone" width="673"]
Tim Quipper Indonesia (source: Quipper)[/caption]
Dari riset internal yang mereka lakukan, pengguna Quipper Video yang telah terbiasa untuk belajar dengan menggunakan metode berbasis komputer dan internet menunjukan hasil yang cukup signifikan. Terbukti, 41 persen pelajar sekaligus pengguna Quipper lulus SMBPTN. Rata-rata, mereka belajar dengan menggunakan Quipper Video selama 3 jam per harinya.
Selain itu, sebanyak 87 persen dari mereka merasa puas dengan materi persiapan dan pembelajaran SBMPTN di Quipper Video. Menurut mereka, materi dari startup yang beroperasi di enam negara itu tergolong lengkap, menarik, dan komprehensif.
Baca juga:
Quipper Video sendiri kini telah digunakan lebih dari 500 ribu pelajar sedunia. Adapun layanan lain mereka, yakni Quipper School, telah menjaring lebih dari 250 ribu guru di Indonesia.