Baca Juga:
Berkunjung ke Kovee VR Theme Park, Arena Teknologi Budaya Korea Terbesar di Jakarta
Tak dipungkiri saat ini penikmat VR di sini sangat terbatas. Ada beberapa kendala yang menyebabkan VR sulit digapai oleh konsumen. Pertama, harga unitnya terlampau mahal untuk dibeli orang banyak. Kedua, jaringan internet yang belum memadai. Kondisi ini, kata Chou, akan berubah seiring penerapan teknologi 5G. "Sekarang kan Indonesia sudah 4G. Pasti nanti Indonesia akan ganti 5G. Bisnis VR di Indonesia juga akan tinggi," kata Chou.Baca Juga:
Pornografi Augmented Reality Nyata Adanya!
Konten VR menyajikan tampilan yang lebih nyata. Bakat developer lokal pun semakin terasah. Perusahaan tempatnya bekerja membuka kerjasama seluas-luasnya dengan developer lokal agar bisa berkembang dan menjadi nilai bisnis. "Saya sudah ketemu PT-PT VR di Indonesia. Mereka bisa bikin konten sendiri. Bila mereka punya konten bagus, nanti kami masukkan di sini (Kovee VR Theme Park)," imbuhnya.Baca Juga:
Kovee Jaya membuka tempat bermain dan belajar terbesar dan pertama kalinya di Indonesia menggunakan teknologi VR. Semua peralatan yang didatangkan langsung dari Korea Selatan itu menawarkan hiburan imersif berbasis VR.