Baca juga:
Google Siapkan Aplikasi SMS Canggih, Begini Nasib Aplikasi Allo
Seperti yang diungkap Klainer, Google ke depannya akan fokus untuk meningkatkan experience user dalam berkirim pesan singkat via Android Messages, yakni aplikasi pengembangan lebih lanjut dari layanan SMS. Walaupun pihak Google menyatakan Allo ditutup karena mereka ingin fokus mengembangkan dan mengimplementasikan kecerdasan buatan Allo untuk platform lain, tak bisa dipungkiri kalau aplikasi itu tidak menarik bagi netizen. Pengguna Allo sendiri diperkirakan ada 50 jutaan, jauh sekali dengan WhatsApp yang sudah mencapai 1,5 miliar.Baca juga:
Pencipta Internet Desak Google dan Facebook Hargai Privasi Netizen
Kematian Allo sebenarnya sudah sesuai prediksi. Sebelumnya April lalu, Google telah menghentikan pengembangan Allo sampai waktu yang tak ditentukan. Seluruh anggota tim Google Allo pun dipindah untuk meng-improve Android Messages. Sampai Maret 2019, Anda tetap bisa mem-backup chat dan media yang Anda kirimkan di atau melalui Allo. Nantinya backup Anda akan disimpan dalam folder Google Allo di aplikasi Google Photos. Setelah dihentikan, semua pesan Anda di Allo, termasuk pesan rahasia serta backup akan dihapus.Baca juga:
Google Siapkan Pixel 3 Versi Murah? Apa Bedanya dengan yang Ori?
Pengumuman kematian Allo ini tak selang lama setelah konfirmasi Google Plus bakal ditutup pada Agustus tahun depan. Google Plus sendiri ditutup karena telah membuat celah yang membahayakan 500 ribu akun penggunanya.