Jakarta – Google akhirnya menghadirkan fitur kustomisasi percakapan yang lebih personal di aplikasi Google Messages. Fitur bernama “Chat themes” ini memberikan pengguna Android kebebasan untuk mengubah tampilan gelembung pesan dan latar belakang obrolan sesuai selera.
Pembaruan ini mulai dirilis secara bertahap untuk pengguna beta Google Messages versi 20260622_01_RC00 sejak Selasa lalu. Meski belum menjangkau seluruh penguji, kehadiran fitur ini menandai langkah besar Google dalam memenuhi permintaan pengguna yang sudah lama menanti opsi personalisasi lebih luas.
Dengan Chat themes, menu “Change colors” yang sebelumnya hanya menyediakan sembilan pilihan warna statis kini digantikan oleh opsi yang lebih fleksibel. Pengguna bisa memilih warna gelembung pesan dari delapan palet statis atau menggunakan opsi Dynamic Color yang akan menyesuaikan dengan latar belakang percakapan.
Selain warna, Google juga menambahkan koleksi wallpaper untuk latar belakang obrolan. Pengguna bisa memilih gambar dari kategori seperti Animals, Architecture, Black & White, Cityscapes, Landscapes, Macro, Space, Sunsets, dan Textures. Tak hanya itu, opsi untuk mengunggah foto pribadi juga tersedia.
Fitur ini menjadi jawaban atas permintaan pengguna yang menginginkan pengalaman berkirim pesan lebih personal. Seperti halnya fitur terbaru di platform lain, kustomisasi percakapan kini menjadi standar aplikasi pesan modern.
Yang menarik, Google menegaskan bahwa perubahan tampilan ini hanya akan terlihat oleh pengguna yang melakukan kustomisasi. Artinya, lawan bicara tidak akan melihat perubahan warna atau wallpaper yang sudah diatur, memberikan kebebasan penuh tanpa memengaruhi pengalaman orang lain.
Proses pengaturan dimulai dengan pratinjau percakapan di bagian atas layar. Pengguna kemudian bisa memilih warna gelembung dari carousel yang tersedia, lalu menentukan wallpaper latar belakang. Opsi wallpaper yang disediakan Google sangat mirip dengan koleksi Google Wallpaper yang sudah ada sebelumnya.
Peluncuran fitur ini masih bertahap. Beberapa perangkat yang diperiksa hari ini belum menunjukkan opsi Chat themes. Biasanya, Google menerapkan peluncuran server-side untuk fitur baru seperti ini, sehingga pengguna perlu bersabar hingga pembaruan mencapai perangkat mereka.
Menurut laporan Reddit, setelah fitur tersedia, menu “Change colors” akan berubah menjadi “Chat theme”. Pengguna bisa langsung melihat notifikasi berupa titik merah pada menu overflow sebagai tanda bahwa fitur baru siap digunakan.
Kehadiran Chat themes melengkapi ekosistem kustomisasi Android yang sudah kaya. Sebelumnya, Google telah memperkenalkan berbagai fitur baru Android yang berfokus pada personalisasi pengalaman pengguna.
Baca Juga:
Fitur kustomisasi ini sebenarnya sudah menjadi standar di aplikasi pesan kompetitor. Dengan hadirnya Chat themes, Google Messages kini setara dengan aplikasi pesan modern lainnya dalam hal personalisasi visual.
Pengguna yang sudah mendapatkan fitur ini bisa langsung mencobanya dengan membuka obrolan tertentu, lalu masuk ke menu overflow. Opsi “Chat theme” akan muncul menggantikan “Change colors” yang lama.
Google belum memberikan timeline pasti kapan fitur ini akan dirilis secara luas ke semua pengguna. Namun, dengan adanya pembaruan server-side yang terus berjalan, peluncuran global diperkirakan tidak akan memakan waktu terlalu lama.
Bagi pengguna yang penasaran, disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi Google Messages ke versi terbaru melalui Play Store. Pembaruan server-side biasanya membutuhkan aplikasi versi terbaru agar fitur baru bisa aktif.
Dengan hadirnya Chat themes, Google Messages semakin matang sebagai aplikasi perpesanan utama di Android. Fitur ini melengkapi berbagai fitur tersembunyi yang sudah ada sebelumnya.
Pengguna di Indonesia pun bisa menantikan kehadiran fitur ini dalam waktu dekat. Google biasanya merilis pembaruan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.