Technologue.idJakarta - Google kembali menghadirkan dua fitur baru pada Gemini. Fitur ini dirancang untuk mempermudah pengguna berpindah dari chatbot AI lain dengan tetap membawa konteks dan riwayat interaksi mereka.

Langkah ini menegaskan bahwa personalisasi berbasis data pengguna kini menjadi kunci utama dalam persaingan antar platform AI.

Fitur pertama memungkinkan pengguna untuk mengimpor ringkasan profil dari chatbot AI lain. Caranya cukup unik, pengguna dapat meminta chatbot lama mereka untuk merangkum informasi penting yang telah dipelajari, seperti gaya komunikasi pengguna, preferensi pribadi hingga informasi umum seperti nama keluarga atau kebiasaan.

Ringkasan tersebut kemudian dapat ditempel langsung ke Gemini, sehingga sistem Google langsung memiliki gambaran awal tentang pengguna tanpa harus memulai dari nol.

Pendekatan ini memberikan transisi cepat sekaligus mempertahankan pengalaman yang terasa personal sejak awal penggunaan.

Selain ringkasan, Gemini juga kini mendukung impor penuh riwayat percakapan dari platform lain. Dengan fitur terbaru ini, pengguna bisa mengakses kembali diskusi lama, melanjutkan proyek atau ide yang sudah pernah dibahas, serta menghindari pengulangan penjelasan dari awal,

Dengan kemampuan ini, perpindahan antar layanan AI menjadi jauh lebih mulus, tidak lagi seperti reset total setiap kali berganti platform.

Langkah Google ini hadir tak lama setelah Anthropic memperkenalkan fitur serupa pada chatbot mereka