Baca juga:
Hitachi Vantara Perkenalkan Solusi IoT Baru, Lumada
Selain AI, blockchain juga diprediksi menjadi trend IT di tahun 2018 ini. Dua alasan yang membuat blockchain menjadi trend IT di tahun 2018 ini yakni peningkatan cryptocurrencies sebagai mata uang stabil di berbagai negara dan meningkatnya penggunaan blockchain di sektor keuangan. Transfer dana antar bank melalui buku besar blockchain juga diperkirakan akan meningkat pada 2018. Sektor lainnya yang didominasi blockchain terlihat dalam perawatan kesehatan, pemerintahan, keamanan pangan dan barang palsu.Baca juga:
CES 2018: Samsung Fokus Rambah Bisnis IoT
Meningkatnya jumlah password yang dibutuhkan oleh konsumen saat ini juga akan mendukung pergeseran menuju otentikasi biometrik pada tahun 2018. "Kebanyakan dari kita menggunakan kata kunci yang sama untuk akun yang menurut kita tidak penting. Sayangnya, hacker juga mengetahui hal ini, jadi begitu mereka menemukan kata kunci, mereka akan menggunakannya untuk meretas akun lainnya. Bisnis mulai menyadari bahwa proxy yang mewakili identitas, kartu ATM, dan nomor PIN kita bahkan dengan autentikasi dua faktor, bisa di-hack," papar Skingsley. Skingsley menambahkan,”Hitachi merekomendasikan penggunaan vena jari, yang hanya bisa dilihat saat cahaya inframerah dilewatkan melalui jari langsung untuk menangkap pola vena dan paling tahan terhadap pemalsuan. Karena kita meninggalkan sidik jari kita pada semua hal yang kita sentuh, mungkin seseorang bisa mengangkat cetakan dan menggunakannya kembali”.Baca juga:
Hitachi Vantara juga memprediksikan beberapa tren teknologi lain yang juga akan menguasai pasar teknologi Asia Pasifik di tahun 2018 seperti Video Analytics, metodologi agile, tata kelola data 2.0, generasi baru mesin virtual, serta kolaborasi nilai antar pelanggan dan ekosistem untuk berinovasi dan menciptakan nilai baru untuk para stakeholder bisnis.