Baca juga:
Nokia 6.1 Plus Tiba di Indonesia, Berapa Harganya?
Alasan Nokia 6.1 Plus ke berbagai negara juga dipengaruhi oleh keinginan pasar. Generasi milenial, khususnya, diyakini sangat mendambakan produk yang spesifikasi tinggi namun dengan harga terjangkau. Selain karena build quality yang kokoh, Sanmeet menjelaskan, Nokia 6.1 Plus juga menonjol karena memiliki security update dan operating system terbaru. "HMD fokus mengembangkan tiga pilar pada Nokia terbaru ini. Termasuk fokus di masalah keamanan dan ketersediaan OS terbaru dari Google," ujarnya.Baca juga:
Nokia Pamerkan Teknologi 5G di Nokia 5G Innovation Day
Setelah meluncur pertama kali di China dengan nama Nokia X6, Nokia 6.1 Plus terlebih dahulu hadir di India pada bulan Agustus lalu. Selanjutnya, baru tersedia di Indonesia di bulan September ini. Pihak perusahaan mengaku kesulitan dalam memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sehingga butuh jeda beberapa bulan sebelum akhirnya mendarat di sini. "Ada beberapa hal yang proses (memenuhi TKDN) tidak semudah dengan yang dibayangkan. Kita sebenarnya sudah ready tapi memang untuk comply dengan TKDN ada beberapa proses, jadi agak delay," ungkap Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Global Indonesia.Baca juga:
Terdepan dalam Teknologi 5G, Nokia Siap Dukung Infrastruktur Indonesia
Nilai TKDN pada Nokia 6.1 Plus sendiri, dikatakan Miranda, sudah memenuhi syarat yang ditentukan, yakni minimal 30 persen. Adapun spesifikasi ponsel Rp 3,4 juta ini antara lain layar 5,8 inci Full HD Plus, prosesor Qualcomm Snapdragon 636, RAM 4GB, memori internal 64GB, kamera belakang ganda 16 MP dan 5 MP, kamera selfie 16MP, dan baterai 3.060 mAh.