Baca juga:
Polisi Gelandang Petinggi Huawei, Kesangkut Korupsi?
Menurut CEO Huawei Technologies Consumer Business Group itu, integrasi teknologi kamera dan artificial intelligence (AI) adalah proyek besar yang mungkin akan ramai dilakukan oleh produsen smartphone. Setelah merilis flagship mereka tahun lalu, Mate 10 dan Mate 10 Pro, target Huawei adalah ponsel dengan kemampuan kamera yang lebih maju daripada yang mereka miliki sekarang.Baca juga:
Review: Huawei nova 2i, Andalkan Empat Kamera dan Layar Super Lapang
Yu juga menyebutkan Mate 10 dan Mate 10 Pro sebagai ponsel karya perusahaannya yang paling menonjol di tahun 2017. Kedua perangkat itu mengusung Neural Processing Unit (NPU) dalam prosesor Kirin 970-nya, sehingga diklaim dapat menjalankan pekerjaan AI lebih cepat dan lebih hemat daya daripada lainnya.Baca juga:
Cuma Rp3 Jutaan, Ponsel Empat Kamera Huawei Bikin Masyarakat Penasaran
Sekadar gambaran, Mate 10 Pro sebanarnya termasuk ponsel kamera yang sudah di atas rata-rata. Handset 6 inci itu dibekali dengan kamera ganda 12MP (f/1,6 dan OIS) + 20MP (f/1,6) pada bagian belakangnya. Menurut DxOMark, pengujian terhadap kamera utama Mate 10 Pro menghasilkan nilai rata-rata 97, lebih baik daripada performa iPhone 8 Plus dan Galaxy Note 8 yang sama-sama diganjar nilai 94.