Baca juga:
Infinix Pamer Pusat Produksi Smartphone Hot S3 di Indonesia
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka sertifikat perangkat pesawat telepon seluler merek Infinix tipe X603 nomor 52139/SDPPI/2017 atas nama PT. Bejana Nusa Agung dibekukan dan dinyatakan tidak berlaku," tulis Kemkominfo dalam keterangan resminya (05/04/2018). [caption id="attachment_31101" align="alignnone" width="673"]
Infinix Zero 5 (source: Infinix)[/caption]
Dengan keluarnya penalti ini, PT. Bejana Nusa Agung harus menarik Zero 5 dengan sertifikat 52139/SDPPI/2017 yang telah mereka distribusikan ke masyarakat dan melaporkan hasilnya ke Menkominfo, Rudiantara. Namun sertifikat Infinix Zero 5 dengan 54666/SDPPI/2018 yang mereka daftarkan beberapa waktu setelah sertifikat pertama keluar tetap boleh beredar, karena sertifikasinya sudah sesuai dengan spesifikasi produknya.
Baca juga:
Infinix Tak Gentar Hadapi Persaingan Ketat di Industri Smartphone
Putusan Kemkominfo ini diambil setelah menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait diperjualbelikannya Infinix Zero 5 via Lazada Indonesia. Salah satu netizen yang berkontribusi atas laporan ini adalah reviewer gadget @herrySW. Menurut Herry, ada unit Infinix Zero 5 yang datang dengan boks bertuliskan "Made in China". [embed]https://twitter.com/herrysw/status/977501359292362754?ref_src=twsrc%5Etfw&ref_url=https%3A%2F%2Fponselmu.com%2Freview-infinix-zero-5-bisa-diandalkan-sayang-nakal%2F[/embed]Baca juga:
Infinix Zero 5 pertama kali diluncurkan secara global November 2017. Spesifikasinya terbilang menggiurkan, karena konsumen bisa mendapatkan ponsel dengan dual-camera 12MP dan 13MP di belakang dengan fitur 10X digital zoom + 2X optical zoom, kamera selfie 16MP, chipset MediaTek Helio P25, RAM 6GB, ROM 64GB, serta baterai 4.350mAh. Di Lazada.co.id, gawai 5,98 inci itu diperdagangkan dengan harga Rp3,5 juta.