Baca Juga: Pembuat Aplikasi Tik Tok, Kini Jadi Startup Paling Mahal
2. Tentukan Analisa Pasar dan Target Audience Analisa pasar dan target audience merupakan salah satu hal penting yang menentukan kesuksesan suatu bisnis. Kita harus memahami kebutuhan yang belum dapat dipenuhi oleh bisnis lain atau hadir sebagai bisnis yang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Setelah menentukan segmentasi target audience, kita dapat melakukan analisa pasar. Analisa pasar mencakup analisa kompetitor dan juga siapa target yang ingin kita sasar. Analisa pasar merupakan perkembangan perusahaan lain yang memiliki bisnis serupa dan bagaimana strateginya. 3. Bekerja Berdasarkan Timeline Kesuksesan sebuah bisnis tidak terlepas dari sikap kedisiplinan yang harus dijunjung tinggi oleh pelaku bisnis itu sendiri. Hal tersebut bisa dimulai dari menentukan apa saja yang harus dilakukan dan menyusun prioritas yang harus dicapai dalam periode waktu tertentu untuk mengukur perkembangan bisnis. 4. Mengikuti Kelas dan Workshop Bisnis Terkadang kita memiliki keinginan untuk memulai suatu bisnis tetapi selalu terhambat karena kita merasa takut. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti kurangnya pemahaman atas industri, pasar, atau bahkan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam memulai bisnis yang mengakibatkan kurangnya kepercayaan diri untuk memulai suatu bisnis. Menghadiri berbagai kelas dan workshop tentang startup akan membantu kita untuk belajar lebih dalam dan mendapatkan inspirasi dari para pendahulu yang telah berhasil menjalankan bisnisnya.Baca Juga: Solusi AI Besutan Startup Lokal Masuk Daftar Program NVIDIA Global
5. Bekerjasama dengan Institusi Perbankan Memulai suatu bisnis sejatinya memerlukan ide dan strategi yang matang. Akan tetapi suatu bisnis tidak akan berjalan dengan seimbang apabila tidak dibarengi dengan situasi finansial yang memadai. Masalah yang sering terjadi pada para penggiat startup seringkali lalai membuat prediksi yang akurat dalam mengelola pengeluaran agar keuntungan meningkat. Maka dari itu, bekerjasama dengan institusi perbankan sebagai mitra untuk memulai bisnis baru dapat menjadi solusi agar kita dapat dengan fokus mewujudkan bisnis yang kita inginkan. Selain kelima hal tersebut, hal yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah startup adalah produktivitas dan efisiensi sumber daya manusia. Apabila suatu startup memiliki lima anggota tim maka peran akuntan tidak begitu diperlukan dan dapat mempertimbangkan menggunakan accounting software. Upaya terakhir yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan digital banking untuk keperluan finansial perusahaan. Penggunaan digital banking untuk perusahaan dapat menghemat biaya dan waktu, yang sepantasnya dicurahkan dalam membangun startup. “Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penggiat startup dalam memprediksi pendapatan yang akan diperoleh secara akurat adalah dengan mengelola pengeluaran melalui efisiensi biaya. Salah satu contoh yang dapat diambil adalah penggunaan co-working space yang lebih efisien secara biaya dibandingkan menyewa satu ruangan kantor dalam suatu gedung perkantoran. Selain efisiensi biaya, menggunakan co-working space juga bermanfaat dalam membuka kesempatan bertemu dengan pebisnis lainnya demi memperluas jaringan,” jelas Rudy Tandjung, Director PT Bank DBS Indonesia.