Baca Juga: Nokia 3.1 Plus Tiba, Bawa Fitur Serba Besar
"Nokia 9 masih tunggu nanti. Belum tahu masuk atau engga. Tiap negara punya product strategy sendiri, produk mana yang cocok untuk target segmen yang mana. Untuk Indonesia, ada strategi sendiri yang cocok," katanya, saat ditemui dalam peluncuran Nokia 3.1 Plus, di CoHive Filateli, Jakarta, Selasa (19/3/2019). Sekedar informasi, Nokia 9 Pureview merupakan smartphone pertama dengan lima kamera belakang di dunia. Kelima kamera itu sendiri seluruhnya mengusung lensa Carl Zeiss. Dilaporkan, harga Nokia 9 Pureview akan dibanderol US$ 699 (sekitar Rp 9,8 juta) untuk varian RAM 6GB dan storage 128GB. Selain alasan strategi pasar, Nokia juga belum bisa mengumumkan portofolio yang belum diluncurkan di Indonesia. Ia menjanjikan masih ada beberapa produk lagi yang akan diluncurkan di sini, yang menyasar segmen pasar menengah.Baca Juga: Tiga Ponsel Murah Nokia di MWC 2019: Nokia 4.2, Nokia 3.2, dan Nokia 1 Plus
Sayang, ia tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah pasti dari perangkat yang akan diluncurkan. Begitu juga mengenai informasi detail mengenai produk apa yang diperkenalkan di Indonesia sampai akhir tahun nanti. "Strategi pasar Nokia di Indonesia, terus terang saja, akan fokus di mid segmen. Karena sasaran kita itu milenial, generasi Y, generasi Z, maka akan fokus di ponsel-ponsel mid-tier. Untuk rentang harganya mulai dari Rp1,9 juta sampai Rp3,5 juta," jelas Miranda. Menarik untuk ditunggu ponsel seperti apa yang akan dihadirkan oleh brand yang bisa dikatakan legenda di industri telepon genggam. Terlebih, dirinya juga mengatakan bahwa ke depannya mungkin akan semakin banyak mendengar seri ".1"dan ".1 Plus". Salah satu produk yang baru diluncurkan adalah Nokia 3.1 Plus. Itu merupakan suksesor atau seri lanjutan dari ponsel yang dimilikinya. Ponsel seharga Rp 2,4 juta itu mengemas beberapa peningkatan ketimbang pendahulunya.