Baca juga:
6 Smartphone Lipat yang Sudah (dan Akan) Rilis di Pasaran
Mengutip AndroidHeadlines.com (16/12/2018), ketika dilipat dalam sudut 90 derajat, diyakini ponsel ini akan bisa dipakai bermain game pula seperti GBA. Satu sisinya sebagai layar game, sisi bawahnya menampilkan kontrol digital. Sementara ketika direntangkan, modelnya mirip dengan ZTE Axon M yang dikenalkan tahun lalu tetapi dua konektor display-nya digantikan oleh satu modul lipat. [caption id="attachment_44445" align="alignnone" width="673"]
Konsep desain smartphone lipat LG (source: AndroidHeadlines.com)[/caption]
Baca juga:
LG Bakal Rilis Smartphone dengan 16 Kamera Belakang?
Device ini bakal memakai layar lengkung dengan memaksimalkan edge-nya sebagai fitur interaksi tambahan seperti fitur Edge Display pada ponsel flagship Samsung. Jika berada dalam kondisi dilipat, sisi luar perangkat ini disebut bisa menampilkan notifikasi dan pengontrol musik, lebih kurang seperti always-on display di smartphone Samsung pula.Baca juga:
Untuk sementara, belum diketahui kapan LG akan memamerkan inovasinya ini kepada konsumen luas. Walau begitu, bukan berarti LG ketinggalan jauh di kompetisi smartphone lipat ini. Pasalnya, LG adalah OEM pertama yang mencoba mengkomersialisasikan smartphone fleksibel lewat LG G Flex yang memakai layar P-OLED.