Technologue.id - SailPoint meluncurkan solusi keamanan baru bernama Shadow AI Remediation. Fitur ini dirancang untuk membantu perusahaan mengatasi risiko penggunaan AI generatif yang tidak resmi. Solusi ini memberikan visibilitas dan kendali real-time atas aktivitas karyawan.
Peluncuran diumumkan pada 6 April 2026 oleh SailPoint, Inc. Perusahaan ini adalah pemimpin di bidang keamanan identitas terpadu. Shadow AI Remediation menjadi komponen baru dalam kerangka tata kelola AI real-time mereka.
Fenomena "Shadow AI" muncul ketika karyawan menggunakan alat seperti ChatGPT atau Gemini di luar saluran TI resmi. Praktik ini menciptakan titik buta keamanan yang besar bagi organisasi. Data sensitif perusahaan bisa saja tanpa sengaja dibagikan ke model AI yang tidak disetujui.
Solusi baru SailPoint menjawab tantangan tersebut dengan pemantauan real-time. Organisasi dapat melihat bagaimana karyawan berinteraksi dengan berbagai platform AI. Pemantauan ini mencakup unggah dokumen dan frekuensi interaksi pengguna.
Kebutuhan solusi semacam ini sangat mendesak. Laporan SailPoint terbaru mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 80% organisasi melaporkan agen AI mereka pernah melakukan tindakan tidak diinginkan.
Tindakan itu termasuk mengakses atau membagikan data yang tidak semestinya. Risiko keamanan dan kepatuhan pun semakin meningkat. Keamanan Agen AI menjadi perhatian utama banyak perusahaan teknologi saat ini.
SailPoint Shadow AI Remediation menawarkan tiga manfaat utama bagi organisasi. Pertama, visibilitas real-time terhadap penggunaan Shadow AI oleh karyawan. Kedua, kemampuan penanganan proaktif dan pengawasan terpusat oleh tim keamanan.
Ketiga, kemudahan penerapan dengan dampak minimal bagi pengguna akhir. Solusi ini dapat diterapkan melalui ekstensi browser. Manajemen perangkat standar seperti Intune atau JAMF dapat digunakan untuk instalasi.
Baca Juga:
Chandra Gnanasambadam, EVP of Product di SailPoint, memberikan pernyataan resmi. "Banyak vendor mencoba mengatasi masalah Shadow AI dengan alat terisolasi. Pendekatan tersebut sering kali tidak melihat gambaran yang lebih besar."
"Pada dasarnya, ini adalah tantangan identitas," tegas Gnanasambadam. "Kami percaya pengendalian penggunaan AI paling efektif dilakukan melalui pendekatan berbasis platform."
Pendekatan platform SailPoint menyatukan identitas, data, dan intelijen keamanan. Kerangka tata kelola AI real-time mereka dibangun berdasarkan prinsip tersebut. Dengan menghubungkan identitas manusia dan non-human, konteks yang diperlukan tersedia.
Konteks ini memungkinkan organisasi tidak hanya melihat Shadow AI. Mereka juga dapat mengelolanya secara efektif. Fitur Baru dalam ekosistem keamanan digital terus bermunculan untuk menjawab tantangan zaman.
Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kerangka SailPoint. Kerangka tersebut kini menyatukan Agent Identity Security dan Machine Identity Security. Data Access Security dan Shadow AI Remediation juga terintegrasi di dalamnya.
Integrasi ini menghadirkan pendekatan komprehensif untuk mengamankan penggunaan AI. Aktivitas penggunaan alat AI akan terintegrasi ke dalam SailPoint Identity Security Cloud. Identity graph organisasi akan diperkaya dengan konteks tambahan yang penting.
Konteks tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas terkait akses dan risiko. Pendekatan berbasis platform SailPoint menghubungkan identitas manusia dan non-human. Koneksi ini juga melibatkan data serta intelijen keamanan secara real-time.
Posisi unik ini diyakini dapat membantu organisasi menghadapi kompleksitas keamanan AI. Inovasi keamanan seperti ini sering kali menginspirasi teknologi baru di berbagai sektor industri. Keamanan siber dan produktivitas menjadi dua sisi mata uang yang harus seimbang.
Penggunaan AI generatif di tempat kerja akan terus meningkat. Solusi proaktif seperti Shadow AI Remediation menjadi kebutuhan mendasar. Organisasi dapat memitigasi risiko tanpa menghambat inovasi dan produktivitas karyawan.