Baca juga:
Nokia 1 Usung Android Oreo Go, Berikut 5 Keunggulannya!
[caption id="attachment_39607" align="alignnone" width="673"]
HTC Dream (source: HTC)[/caption]
Wujudnya memang jauh berbeda dengan ponsel Android kekinian. HTC Dream masih mempertahankan keyboard QWERTY fisik, seakan-akan masih hidup di bawah bayang-bayang BlackBerry yang begitu populer di tahun 2000-an. Posisi papan kunci itu sendiri berada di bawah layar. Jadi, user perlu men-slide layar sentuh 3,2 incinya ke kanan untuk membuka keyboard-nya.
Baca juga:
23 Ribu Perangkat Android Hilang Atau Dicuri Setiap Bulan
Telepon genggam seberat 158 gram ini dibenami RAM 192MB, ROM 256MB plus slot microSD, sensor kamera 3,15MP berfitur autofocus, dan baterai Li-Ion 1.150mAh. Selain bisa beroperasi di jaringan 3G, HTC Dream turut dilengkapi dengan Bluetooth v2.0 dan Wi-Fi 802.11 b/g. Sebagai informasi, versi Android yang diusung HTC Dream adalah Android 1.6 Donut, yang merupakan generasi keempat OS open source itu.Baca juga:
Saat pertama kali diluncurkan September 2008 silam, Android dan HTC Dream mungkin tak digadang-gadang banyak orang sebagai game-changer di industri smartphone global. Namun kini faktanya, platform yang dikembangkan oleh Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White, itu digunakan lebih dari 2 miliar orang sedunia. Akankah Android tetap menjadi OS mobile terdepan lima atau bahkan 50 tahun mendatang? Biarkan waktu saja yang menjawabnya.