Baca Juga: Di Depan Air Mancur Terbesar, Vivo V15 Resmi Diluncurkan
Hal senada diungkap oleh Tyas Rarasmurti, PR Manager Vivo Indonesia. Dari sisi produk, perusahaan terus meningkatkan kualitas agar tetap anteng di posisi lima besar vendor smartphone tanah air. "Buat kita market Indonesia sangat penting. Setelah 5 tahun di Indonesia (peringkat Vivo) semakin naik, dan kita sekarang di 5 besar," tuturnya. Tyas melanjutkan, "Angka produksi semakin positif dan bertambah. Kalau sudah dirilis (800 ribu unit) itu sudah berjalan. Kita targetnya kalau bisa jutaan per tahunnya. Angka pastinya presize belum tahu."Baca Juga: Seberapa Bandel Kamera Pop Up Vivo V15?
Pabrik Vivo di Cikupa, Banten adalah basis produksi Vivo untuk pasar Asia Tenggara. Namun, sebagian besar produksi ponsel Vivo ditujukan untuk memenuhi permintaan di Tanah Air. Peningkatan target produksi, antara lain, untuk memenuhi permintaan seri ponsel terbaru seperti Vivo V15, V11 Pro, dan Y-series lainnya. Peningkatan kapasitas dan target produksi di pabrik diikuti dengan penambahan lini kontrol kualitas. Penambahan lini baru ini semakin memastikan kualitas dari ponsel pintar yang dihasilkan oleh pabrik Vivo di Cikupa sesuai dengan standar Vivo Global. Sementara dari segi peningkatan kualitas Brand, Allan Feng menjanjikan akan ada lebih dari 300 store yang nanti di upgrade ke konsep experience store 3.0 sepanjang tahun ini.