Technologue.id,Jakarta – Waze, aplikasi navigasi milik Google, meluncurkan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman berkendara. Pembaruan terbaru ini menghadirkan mode khusus bagi pengendara sepeda motor, fitur personalisasi rute, mode suara yang lebih ringkas, serta kemampuan pencarian dan pelaporan berbasis Gemini.

Salah satu pembaruan paling menarik adalah Mode Sepeda Motor, yang dikembangkan menggunakan AI untuk memahami kebutuhan pengendara roda dua. Berbeda dengan navigasi mobil, mode ini mampu mempertimbangkan jalur yang lebih sesuai untuk sepeda motor, termasuk jalan pintas yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Selain itu, sistem juga dirancang untuk memberikan peringatan terhadap berbagai potensi bahaya yang lebih relevan bagi pengendara motor, seperti lubang jalan, polisi tidur, penyeberangan pejalan kaki yang ditinggikan, ujung bahu jalan, hingga jembatan sempit.

Meski memanfaatkan AI, Google menegaskan bahwa akurasi navigasi tetap didukung oleh data lalu lintas waktu nyata serta komunitas editor peta yang berfokus pada pengendara sepeda motor. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menjaga informasi rute dan kondisi jalan tetap akurat.

Di sisi personalisasi, Waze kini dapat merekomendasikan rute berdasarkan riwayat perjalanan pengguna. Sistem akan mempelajari pola berkendara dan menggabungkannya dengan kondisi lalu lintas terkini untuk menyarankan jalur yang dinilai paling sesuai.

Bagi pengguna yang tidak menginginkan rekomendasi tersebut, fitur ini dapat dinonaktifkan melalui pengaturan aplikasi.

Pembaruan lainnya adalah hadirnya mode Less Chatty. Mode ini ditujukan bagi pengguna yang merasa terganggu dengan terlalu banyak instruksi suara selama perjalanan. Saat diaktifkan, Waze hanya akan memberikan pemberitahuan penting, seperti instruksi belokan utama atau peringatan bahaya, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih tenang.

Sementara itu, integrasi Gemini, model AI milik Google, juga semakin diperluas. Fitur Conversational Reporting yang sebelumnya diuji sejak Oktober 2024 kini tidak hanya dapat digunakan untuk melaporkan insiden lalu lintas menggunakan bahasa alami, tetapi juga untuk mengusulkan pembaruan data peta.

Melalui fitur pencarian suara berbasis Gemini, pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan yang lebih natural, misalnya meminta aplikasi menemukan SPBU dengan harga bahan bakar termurah di sekitar lokasi. Waze kemudian akan menampilkan hasil pencarian yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Google menyatakan bahwa fitur personalisasi rute, mode "Less Chatty", serta Conversational Reporting mulai diluncurkan secara global untuk perangkat Android dan iOS.

Sementara itu, pencarian suara berbasis Gemini saat ini masih tersedia bagi komunitas beta Waze di seluruh dunia. Adapun Mode Sepeda Motor pada tahap awal hanya diluncurkan di tujuh negara, yakni Argentina, Brasil, Kolombia, Malaysia, Meksiko, Peru, dan Filipina.