Technologue.id, Jakarta – UC Browser menghadirkan versi terbaru UC Browser 12.0. UC Browser 12.0 ini menyajikan pengalaman browsing yang lebih cepat serta memberikan konten yang lebih bervariasi kepada para penggunanya di Indonesia. UC Browser 12.0 ini akan meningkatkan penetrasi Internet yang juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara di Indonesia. “Indonesia dan India menjadi target market kita. Sejauh ini India masih menjadi nomor satu dengan jumlah pengguna UC Browser terbanyak. Sedangkan Indonesia menempati urutan kedua untuk pengguna UC Brwoser,” Shallia Li, Kepala Bagian Bisnis Internasional UC Browser, Alibaba Mobile Business Group memaparkan kepada Technologue.id saat acara peluncuran UC Browser 12.0, di bilangan SCBD, Jakarta, Kamis (01/02/2018).
Baca juga:
Chrome 64 Bisa Cegah Iklan yang Membuka Tab Baru
[caption id="attachment_27331" align="alignnone" width="640"]
Baca juga:
Browser Ini Klaim Bisa Halau Bitcoin Miner
UC Browser 12.0 menghadirkan sejumlah fitur dan konten menarik. Salah satunya format pengkodean video terbaru, VP9 Codec yang mampu menyimpan data mobile hingga 50 persen lebih cepat dibandingkan versi yang terakhir, VP8 dengan kualitas video yang sama. Protokol QUIC (Quick UDP Internet Connections) yang hadir di browser ini mampu meningkatkan efisiensi bandwidth dibandingkan dengan TCP. Dengan begitu, browser mampu tampil lebih baik dan cepat dalam kondisi jaringan yang tidak stabil.Baca juga:
Didukung teknologi Big Data dan algoritma berperan penting untuk mengoptimalkan rekomendasi konten dalam feed berita bagi para pengguna. UC Browser juga menambahkan fitur cuaca dan zodiak agar pengguna bisa lebih menyesuaikan laman utaman mereka masing-masing. UC Browser juga meningkatkan user experience dalam segmen konten, terutama untuk video yang dilengkapi fitur no-buffering untuk kenyamanan para pengguna. “Kami juga menjamin keamanan data diri dari para pengguna UC Browser di Indonesia sehingga pengguna tidak perlu khawatir,” tutup Shallia.