Hal ini merupakan dampak dari harga saham yang anjlok, fluktuasi harga kripto, hingga kesulitan periklanan digital. Akibatnya banyak perusahaan melakukan pemberhentian kerja terhadap karyawannya.
Baca Juga:
Bos Apple Tim Cook Dinobatkan Masuk Geng Miliarder
Dilansir Insider, berikut 10 miliarder dunia yang mengalami kerugian di tahun 2022.
- Elon Musk, CEO Tesla, SpaceX, dan Twitter kehilangan $132 miliar
Saham Tesla anjlok hingga 70% pada tahun 2022 sebagai dampak kekhawatiran investor terhadap pengambilalihan Twitter oleh Elon Musk. Permintaan kendaraan listrik melemah yang mengakibatkan Elon alami kerugian mencapai $132 miliar sehingga ia pun turun peringkat menjadi orang terkaya kedua di bumi setelah Bernard Arnault, CEO LVMH.
- Jeff Bezos, pendiri Amazon dan Blue Origin alami kerugian $85,2 miliar
Meski sudah tidak menjadi CEO Amazon sejak tahun 2021, Bezos tetap menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut. Menjelang akhir tahun 2022, saham Amazon mengalami penurunan hingga 50% yang mengakibatkan Bezos merugi $85,2 miliar.
- Changpeng Zao, CEO Binance ikut merugi hingga $83,3 miliar
Sejak runtuhnya FTX (pertukaran mata uang kripto) pada November 2022, banyak pelanggan Binance yang menarik uangnya hingga miliaran dari pasar kripto. Akibatnya, Binance alami penurunan jumlah aset digital dari $69,5 miliar menjadi $54,7 miliar. CEO Binance, Changpeng Zao turut mengalami kerugian hingga sebesar $83,3 miliar.
- Mark Zuckerberg, CEO Meta kehilangan $79,9 miliar
Mark menduduki peringkat keenam sebagai orang terkaya dunia pada tahun 2021, namun ia merosot di tahun 2022 menjadi peringkat ke-25. Pasalnya, pendapatan Meta menurun akibat resesi ekonomi global dan sulitnya iklan digital sehingga ia harus kehilangan uang sejumlah $79,9 miliar. Tak hanya itu, Meta memberhentikan 11.000 karyawannya untuk memangkas pengeluaran.
- Larry Page, salah satu pendiri Google ikut alami kerugian hingga $45,3 miliar
Turut mendirikan Google bersama Sergey Brin, Larry Page tak terhindar dari imbas menurunnya harga saham Alphabet. Sebesar 6% kekayaan Page berasal dari saham Alphabet.
Baca Juga:
Jadi Miliarder Lewat NFT Seperti Ghozali? Begini Caranya
- Sergey Brin, kolega Larry Page ikut merugi $44 miliar
Sebagian besar kekayaan Brin berasal dari perusahaan Alphabet, induk perusahaan Google. Akibat dari sulitnya iklan digital di tahun 2022, jumlah kekayaan Brin menurun hingga $44 miliar menjadi $79,5 miliar.
- MackKenzie Scott, mantan istri Jeff Bezos ikut kehilangan sejumlah $37,3 miliar
Bernasib sama seperti mantan suaminya, Scott terkena dampak turunnya nilai saham Amazon sehingga ia pun mengalami kerugian mencapai $37,3 miliar. Hingga akhir tahun 2022, sahamnya terhitung masih bernilai $19 miliar.
- Bill Gates, Pendiri Microsoft kehilangan $28,6 miliar
Jumlah kekayaan bersih Bill Gates di tahun 2022 mencapai $110 miliar, namun di tahun tersebut ia juga mengalami kerugian yang cukup fantastis yaitu senilai $28,6 miliar. Hal ini dikarenakan saham Microsoft yang menurun hampir 30% dari nilainya tahun lalu akibat dari penurunan penjualan Windows.
- Zeng Yuqun, ketua Contemporary Amperex Technology merugi $20,7 miliar
Zeng mengalokasikan 23% kekayaannya sebagai saham di Contemporary Amperex Technology, sebuah perusahaan pemasok baterai kendaraan listrik terbesar. Pada bulan April, perusahaan melaporkan bahwa terjadi penurunan pendapatan triwulan sebesar 24% yang berdampak pada kerugian Zeng sebesar $20,7 miliar.
- Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft kehilangan $19,4 miliar
Steve Ballmer, CEO Microsoft tahun 2000-2014 mengalami kerugian hingga $19,4 miliar. Hal ini dikarenakan saham perusahaan menurun 28% sebagai dampak dari melemahnya permintaan komputer pribadi dan penjualan Windows.