Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Bajak Ponsel Bos Amazon
Mahatir menekankan bahwa secara ekonomi, 5G dapat berfungsi sebagai infrastruktur untuk pertumbuhan inovatif. “Konvergensi 5G dan sektor industri yang berbeda seperti pertanian, pendidikan, perawatan kesehatan, manufaktur, transportasi dan pariwisata yang cerdas, menghadirkan peluang baru bagi industri, masyarakat dan individu untuk memajukan ambisi digital mereka dan memberikan layanan baru dan lebih baik,” ujarnya. Tidak hanya itu, menurutnya, teknologi akan terus mengubah cara orang melakukan sesuatu. Sebab akan beresiko jika tertinggal dan tidak ikut berubah sesuai perkembangan zaman. Mahatir juga menganggap kemajuan ini merupakan tantangan baru yang menggairahkan serta peluang yang tidak terukur jika bisa memanfaatkannya.Baca Juga: 2019, Huawei Berhasil Jual 240 Juta Unit Smartphone
Dengan optimis Mahatir mengatakan bahwa negaranya telah diberkahi banyak sumber daya dan siap untuk memulai era baru pertumbuhan. Meskipun begitu, mahadir sadar bahwa keterkaitan ekonomi dengan seluruh dunia mungkin tidak membuat Malaysia kebal terhadap angin sakal ekonomi global. "Kami terus berusaha untuk mengungguli dan mendorong batasan-batasan yang akan memungkinkan kami untuk tetap ulet dan melangkah maju dengan percaya diri untuk menghadapi Revolusi Industri keempat" tutupnya.