Technologue.id, Jakarta -  PT Technologue Media Kreatif akan Kembali menggelar malam penganugerahan Technologue Awards tahun ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku di industri telekomunikasi dan teknologi atas kiprahnya memajukan industri ini melalui produk dan layanannya.

Kegiatan Technologue Awards merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Technologue.id ke-10 atau tepat satu decade yang jatuh pada 1 Juni 2026.

Technologue Awards menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada berbagai produk, layanan, brand, dan perusahaan yang dinilai menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekosistem teknologi dan digital.

Kategori penghargaan tahun ini mencerminkan semakin luasnya penetrasi teknologi dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya smartphone dan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup berbagai layanan digital, financial technology, pembayaran digital, connectivity, e-commerce, smart home, hingga produk dan layanan yang mendukung gaya hidup masyarakat modern.

Kehadiran Technologue Awards 2026 juga menjadi penting di tengah semakin cepatnya perubahan industri teknologi.

Persaingan teknologi saat ini tidak hanya mengenai siapa yang memiliki spesifikasi paling tinggi. Pengalaman pengguna, inovasi, ekosistem, keamanan, kemudahan penggunaan, hingga dampak terhadap kehidupan masyarakat menjadi faktor yang semakin penting.

“Technologue Awards bukan sekadar memberikan penghargaan kepada produk yang paling populer. Kami ingin memberikan apresiasi terhadap inovasi yang benar-benar memberikan value bagi pengguna dan perkembangan ekosistem teknologi,” kata Denny Mahardy, Founder sekaligus Chief Editor Technologue.id.

Selain acara penganugerahan, Technologue Awards 2026 juga akan menggelar talkshow “Parenting in AI Era” untuk membahas perubahan pola pengasuhan di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin cepat.

Talkshow ini akan menghadirkan perspektif dari sejumlah bidang yang memiliki keterkaitan langsung dengan tumbuh kembang anak, mulai dari kesehatan, psikologi, pendidikan, hingga teknologi dan edutech.

Pendekatan lintas disiplin tersebut penting karena persoalan AI dalam kehidupan anak tidak bisa hanya dilihat dari perspektif teknologi.

Dari sisi kesehatan, misalnya, orang tua perlu memahami bagaimana pola penggunaan perangkat digital dapat memengaruhi aktivitas dan tumbuh kembang anak. Dari sisi psikologi, ada tantangan terkait kemampuan anak membangun hubungan sosial, mengelola emosi, serta membedakan interaksi dengan manusia dan teknologi.

Sementara dari perspektif pendidikan, AI juga membuka peluang besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan menarik. Di sinilah orang tua memiliki peran penting.

AI dapat menjadi co-pilot bagi proses belajar anak, tetapi bukan berarti mengambil alih peran orang tua maupun guru.

“AI sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak kita. Karena itu, tantangannya bukan lagi bagaimana menjauhkan anak dari teknologi, tetapi bagaimana memastikan mereka tumbuh sebagai pengguna teknologi yang kritis, sehat dan bertanggung jawab,” ujar Denny.

Adapun pembicara yang hadir diantaranya Rita Amaliani selaku Direktur Pendidikan Yayasan Bangun Mandiri dan Dokter Adilla Hikmah Zakiati selaku Founder Klinik Rainbow Castle.

Technologue Awards 2026 & Talkshow “Parenting in AI Era” akan digelar pada 13 Agustus 2026.