Technologue.id, Jakarta – Pada
konferensi MAX hari Rabu (02/11/2016) waktu Pasifik, Adobe menampilkan Project Nimbus,
photo editor seperti
Lightroom dengan
cloud-native baru.
Photo editor ini menyingkirkan kerumitan dari aplikasi pengelola dan penyunting foto andalan Adobe, dan menggantinya dengan alat yang lebih sederhana dan pintar.
Sayangnya saat ini Adobe belum merilis alat ini ke publik, tetapi Anda bisa berharap versi beta akan diluncurkan tahun depan. Pada tahun-tahun belakangan ini, Adobe sangat fokus pada aplikasi untku smartphone. Dalam berbagai cara, Project Nimbus akan membawa hal-hal yang telah dipelajari Adobe dari aplikasi smartphone kembali ke desktop.
Seiring dengan penekan Adobe pada demo hari ini, Nimbus ditujukan untuk bekerja mulus dengan segala peralatannya. Aplikasi ini berbagai
library aset dan gambar berbasis
cloud yang sama dengan seluruh rangkaian aplikasi
Creative Cloud Adobe. Penyuntingan gambar non destruktid dan tercermin lintas aplikasi. Memang filosofi desain utama di belakang Nimbus adalah bahwa pengguna harus bisa bergerak maju dan mundur mulus antar desktop dan perangkat mobile seperti smartphone atau tablet.
[caption id="attachment_8926" align="alignnone" width="673"]

Adobe Project Nimbus (sumber: Techcrunch)[/caption]
Mengutip TechCrunch (03/11/16), perangkat ini juga menggunakan layanan berbasis pembelajaran mesin Adobe yang baru. Artinya Anda bisa menggunakan bahasa sehari-hari untuk menemukan gambar di
library Anda. Hal ini mirip dengan yang dilakukan Google pada Google Photo. Berbeda dengan dalam
Lightroom dimana Anda harus memberi tag pada foto Anda jika ingin menemukan mereka kembali. Adobe juga menggunakan Creative SDK berbasis
cloud dan layanan kecerdasan buatan Adobe Sensei untuk mendukung fitur-fitur seperti peralatan
retouch foto seperti Nimbus ini.
Tampaknya Adobe yakin untuk memberikan pilihan untuk bekerja pada proyek dan aplikasi mereka kepada para penggunanya. Adobe telah melakukannya dengan aplikasi smartphone mereka dan kini mulai membawa hasil belajarnya pada platform tersebut kembali ke desktop.
Project Nimbus sendiri terasa seperti produk yang aneh, walau memberikan banyak fitur yang serupa dengan
Lightroom. Tak sulit untuk membayangkan bahwa Adobe bisa menempatkan Nimbus (atau apa pun nama produk tersebut setelah diluncurkan) sebagai versi
Lightroom yang lebih berorientasi pada pelanggan. Nah, apakah Anda penasaran dan ingin segera menjajal aplikasi ini? Kita tunggu saja versi beta dari Project Nimbus ini diluncurkan.
Baca juga:
BAGAIMANA CARA MENGEDIT FOTO DENGAN PRISMA?
BISAKAH MENGEDIT FOTO DENGAN PRISMA DI DESKTOP?
EDIT FOTO PRISMA DI IOS KINI TANPA KONEKSI INTERNET