Kejadian ini terjadi saat seorang anak berusia 16 tahun merasa kurang sehat saat ingin bermain ski, namun terlihat bibir dan jarinya kebiruan.
Baca Juga:
Fitur Apple iPhone Selamatkan Nyawa Seseorang
Lalu ibunya memakaikan Apple Watch pada anak tersebut untuk mengukur level saturasi oksigen dan menunjukkan level oksigen pada darah sebesar 66%, yang berarti dibawah yang seharusnya dan membutuhkan perhatian medis.
Saat dilarikan ke emergency room didapatkan bahwa level oksigen dalam darah yang terdeteksi oleh Apple Watch Series 6 tersebut hampir akurat dengan yang dideteksi oleh alat medis, yaitu 67%.
Baca Juga:
Apple Watch Selamatkan Nyawa Pemain Ski
Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter mengatakan bahwa paru-paru anak tersebut dipenuhi oleh cairan dan menderita HAPE atau penumpukan cairan di paru-paru yang dapat menggangu fungsi organ tersebut dan dapat menyebabkan kematian.
Di sisi lain, baru-baru ini, peneliti dari Universitas Waterloo menyimpulkan bahwa sensor ECG (Electrokardiogram) Apple Watch dapat digunakan untuk mengembangkan alat prediksi stres yang akurat.