Pasar Keamanan AI Diprediksi Capai USD 4,8 Miliar pada 2027Merefleksikan Kemerdekaan Finansial di Usia 81 Tahun IndonesiaBATIC 2026 Resmi Digelar, Telin Hadirkan Executive Conference ignitePRODina Sitopu Ungkap 5 Kunci Sukses HR Leaders Bangun SDM Masa DepanSoundbar Gaming ASUS ROG Gjallar Resmi Dijual dengan Harga Rp9 JutaanInstagram Hadirkan Fitur Pangkas Jeda Video Reels OtomatisBocoran Spesifikasi vivo X500 Series, Bawa Kamera ZEISS dan Video 4K 240fpsMeluncur September, Xiaomi 18 Fold Bawa Chipset Xring O3 yang Diklaim Lebih KencangImbas Harga RAM Melonjak, Harga iPhone 18 Dikabarkan Naik Hampir Rp2 JutaReview ASUS ExpertBook Ultra B9406CAA: Flagship AI Business Laptop untuk Mobilitas Hybrid dan Eksekutif Modern
📱 Baca Lebih Cepat di AplikasiPasang Technologue langsung dari browser — tanpa Play Store!
Technologue.id, Jakarta - Galaxy Fold adalah salah satu smartphone yang terbilang cukup revolusioner buatan Samsung. Dan dikarenakan menggunakan layar yang bisa dilipat, mereka memastikan bahwa kualitasnya pun harus tetap terjaga meski layarnya dilipat berkali-kali.
Mengutip dari TheVerge (27/03/19), baru-baru ini Samsung mengupload sebuah video berdurasi singkat melalui channel resminya, Samsung Newsroom di YouTube yang memperlihatkan pengujian layar smartphone Galaxy Fold.
Dari video yang berdurasi 34 detik tersebut, terlihat sederetan smartphone Samsung Galaxy Fold yang masing-masing diletakkan di atas sebuah mesin mekanik. Mesin tersebut secara otomatis akan membuka dan menutup lipatan layar dari smartphone tersebut berkali-kali dengan kecepatan tertentu.
Walaupun tidak disebutkan berapa kali layar Galaxy Fold dilipat dan dibuka, melalui video tersebut tampaknya Samsung ingin memamerkan bahwa smartphone tersebut memiliki layar yang tangguh dan tidak akan bengkok ketika diuji coba (stress test) dengan skenario tersebut.
Sebelumnya, Samsung sendiri sempat menjanjikan bahwa layar pada Galaxy Fold setidaknya bisa bertahan hingga 200.000 kali lipatan. Itu artinya, jika pengguna melipat dan membuka layar tersebut selama 100 kali sehari, layar dapat tahan hingga 5 tahun.