Baca Juga: Dinilai Berbahaya, Bos Telegram Ajak Penduduk Bumi Hapus Whatsapp
Dalam cuitannya yang telah diretweet lebih dari 4 ribu kali dan mendapatkan sekitar 65 ribu like, Elon mengatakan, "emoji baru, yang terakhir disertai dengan peretasan ponsel gratis." https://twitter.com/elonmusk/status/1225488457667141633 Sistem keamanan WhatsApp sendiri memang sering dilaporkan rentan mengalami peretasan. Pada 2019 lalu, WhatsApp dilaporkan mengungkapkan 12 kerentanan keamanan termasuk tujuh diantaranya yang dikategorikan sebagai kerentanan kritis.Baca Juga: Akun Twitter Facebook Diretas
Hal ini jelas menjadi sorotan terlebih semenjak akun WhatsApp CEO Amazon, Jeff Bezos berhasil diretas. Para petinggi perusahaan bahkan pejabat PBB berlomba-lomba menyudutkan sistem keamanan WhatsApp. Baru-baru ini, pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov juga mengajak masyarakat untuk berhenti dan menghapus aplikasi WhatsApp. Menurut Durov, aplikasi perpesanan yang merupakan kompetitornya tersebut dinilai tidak aman untuk digunakan. Durov juga mengklaim telah menemukan celah keamanan pada aplikasi WhatsApp.