Baca Juga: Giliran Samsung Galaxy A20s dan Galaxy A30s Sambangi Pasar Indonesia
Ia menegaskan bahwa perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu sudah tidak menyediakan stok baru dari seri sebelumnya, karena mengejar produksi Galaxy A series terbaru yang dibubuhi akhiran 's' dibelakang penamaannya, mulai dari Galaxy A10s, Galaxy A20s, Galaxy A30s, hingga Galaxy A50s. Bila masih ditemui produk lawas di pasaran, maka itu merupakan stok barang yang belum laku terjual. "Kalau masih available di market mungkin memang masih ada stok. Tapi dari Samsung sendiri sudah tidak ada supply," jelas Irfan. Dari pantauan Technologue.id, saat ini Samsung masih menjual Galaxy A20 di situs resmi mereka dengan harga Rp2,299 juta dan Rp 3,399,000 untuk Galaxy A30. Ia mengatakan perangkat seri Galaxy A mempunyai target pasar yang mereka sebut "generasi live" yaitu generasi yang serba cepat dan selalu ingin mengunggah kegiatan di media sosial.Baca Juga: Realme 5 series Muncul, Bagaimana Nasib Pendahulunya?
Samsung melakukan pembaruan pada seluruh perangkat A sebagai bagian dari strategi reposisi di segmen menengah. Seperti diketahui, Samsung mendapat gempuran kuat dari sejumlah vendor asal Tiongkok yang gencar merilis line up smartphone mereka juga, terutama di range harga di rentang Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. "Untuk Galaxy A series, memang di awal tahun 2019 ini kita sudah repositioning. Jadi A series itu sekarang ini line up-nya mulai dari segmen entry sampai yang high-end, mulai dari A10 sampai A80. Kali ini kita ada improvement seperti A50s yang ada penambahan 's', kita memang dari sisi teknologi sampai kebutuhan generation live ini cukup banyak, dan tentu perubahannya sangat cepat. Sehingga kita harus ada refreshment di line up Galaxy A series," ujar Irfan. Peningkatan fitur menjadi agenda utama mereka memperbarui seri A, mulai dari sisi kamera, performa, hingga penambahan kemampuan NFC.