Baca juga:
Ada Bule Jadi Driver Go-Jek, Perasaan Netizen Pun Campur Aduk
"Terkait dengan munculnya informasi seseorang yang diduga mitra pengemudi dan diduga warga negara asing, dapat kami sampaikan bahwa Go-Jek hanya bermitra dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk saat melakukan pendaftaraan menjadi mitra," begitu jelas juru bicara Go-Jek saat dimintai keterangan oleh redaksi via pernyataan tertulis (22/09/17).Baca juga:
Ojek Bule: Saya Ingin Indonesia Jadi Negara Terbaik di Dunia
Tentu saja pernyataan resmi dari Go-Jek ini kontras dengan penjelasan Anton yang bahkan mengaku pada redaksi kalau ingin memajukan Indonesia dengan cara bergabung dengan Go-Jek. Tak berhenti sampai di sana, ia juga mencoba menggalang dana dengan meminta media yang hendak mewawancarainya mendonasikan Rp100 juta untuk pendidikan di Tanah Air. [caption id="attachment_22175" align="alignnone" width="673"]
Anton Lucanus alias @ojekbule (source: Instagram / ojekbule)[/caption]
Baca juga:
Tak sekadar memberikan keterangan resmi, pihak Go-Jek turut mengingatkan agar para konsumen selalu memastikan bahwa driver yang mereka dapat di aplikasi sama dengan yang menjemput. Tujuannya tentu saja untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan sendiri. "Bila foto tidak sesuai, kami menyarankan pengguna untuk melaporkannya kepada Go-Jek melalui customer service kami," pesan perwakilan manajemen startup yang belum lama ini masuk ke daftar Fortune "Change the World" bersama perusahaan teknologi sekelas Microsoft dan Apple tersebut.