Baca Juga: Curhat di Twitter, Tom Hanks Akui Positif Corona
Situs tersebut menampilkan data penyebaran virus corona, jumlah korban, dan berbagai informasi lainnya secara akurat sesuai dengan sumber peta real-time yang asli. Namun, situs tiruan ini akan meminta calon korbannya menginstal aplikasi sebelum menyuntikan Malware. Situs peta penyebaran virus Corona tiruan ini menggunakan URL yang mengandung arcgis.com sebagai domainnya. Sementara situs aslinya adalah coronavirus-real-map.com atau coronavirus-realtime.com. Saat ini para hacker hanya berhasil menyuntikan Malware di perangkat yang menjalankan sistem operasi Windoes. Namun seorang peneliti keamanan di Reason Labs, Shai Alfasi menyebut mereka akan mempersiapkan Malware yang lebih ganas.Baca Juga: Cegah Virus Corona, iPhone Aman Dibersihkan dengan Lap Desinfektan
"Para peretas yang membuat sedang bersiap meluncurkan pembaruan Malware yang mungkin dapat mempengaruhi sistem operasi selain Windows," pungkasnya. Perusahaan keamanan siber Check Point, baru-baru ini telah menemukan lebih dari 50 persen domain terkait virus Corona yang digunakan untuk memasukan Malware.