Baca juga:
ZenBook Flip UX461, Senjata Terbaru Asus untuk Pasar Laptop Premium
Laptop premium besutan Lenovo ini memiliki desain yang stylish dan ringan, sehingga pas untuk mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Target laptop ini memang untuk segmen profesional yang produktif dengan mobilitas tinggi. “Berdasarkan data International Labor, di Indonesia ada 30 juta orang profesional yang rentang umurnya 25-34 tahun atau yang disebut kaum milenial. Sejumlah 30 juta orang yang ada di Indonesia tersebut memiliki kontribusi 70 persen terhadap labor force di Indonesia. Rata-rata dari mereka mobile, stylish, tech savvy yang selalu up to date. Mereka menginginkan barang atau teknologi yang bisa menunjang kegiatan mereka, yaitu yang tipis, stylish dan enak dibawa ke mana-mana,” ucap Helmy Susanto, Consumer Lead Lenovo Indonesia.Baca juga:
Mengintip Kehebatan Laptop Rp23 Jutaan Lenovo Yoga 920
Lenovo Yoga 730 ini juga telah meraih beberapa penghargaan di MWC 2018, total ada 15 award yang berhasil disabet Lenovo. Sementara pada CES 2018, Lenovo berhasil mendapatkan 78 award. Tak hanya seri Lenovo Yoga 730 yang mendapat penghargaan, Lenovo Yoga 530 seri sebelumnya pun meraih beberapa penghargaan. Lenovo juga mendapat award dari Laptop Magazine dua kali berturut-turut sebagai Laptop Brand nomor 1.Baca juga:
Lenovo Yoga 530, Jagoan Multimode, Pertama Usung Prosesor AMD
Dari sisi desain Lenovo berhasil mendapatkan 12 award dan memenangkan Indonesia Service Quality Award dua kali dalam tiga tahun. “Segala award ini dapat diraih berkat strategi Lenovo dan dukungan dari media, partner dan customer service yang selalu mendengarkan konsumen. Produk dihasilkan dari research dan mendengarkan konsumen akan kebutuhannya,” ungkap Budi Janto. Budi Janto juga mengatakan bahwa sebagai Global Brand, Lenovo beroperasi di lebih dari 60 country dan berbisnis di 160 negara. “Lenovo memiliki fasilitas Research & Development yang tersebar di 15 lokasi, mulai dari Eropa, Asia sampai Amerika. Perusahaan juga terus berinvestasi, di antaranya adalah sejumlah US$1,2 miliar untuk R&D Artificial Intelligent (AI). Di seluruh dunia ada tiga AI Research Center Lenovo, yaitu di North Carolina-Amerika, China dan Jerman,” lanjutnya.