Baca juga:
Facebook dan Instagram Bakal Blokir Influencer yang Promosikan Vape dan Rokok
Konten yang mengandung informasi palsu akan diburamkan pada semua laman, baik di lini masa, hashtag, maupun explore. Konten tersebut juga tidak bisa disebarkan ke platform lain terutama ke induk perusahaan Instagram, yaitu Facebook.
Walaupun diburamkan, pengguna tetap bisa melihat konten asli dengan jelas untuk mengetahui lebih lanjut konten hoax tersebut. Untuk melihatnya, pengguna bisa mengklik tombol "See Post" yang terdapat di bagian bawah postingan.
Untuk mengetahui postingan mengandung hoax, Instagram menggunakan teknologi image matching yang dapat mendeteksi konten yang beredar di internet telah ditandai sebagai informasi palsu.