Baca Juga: Google ‘Ngemis’ Demi Bisnis
Google menyebut telah mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan rekomendasi dari pejabat kesehatan setempat. Langkah tersebut diambil guna memprioritaskan kesehatan dan keselamatan yang lain. Akibat kejadian tersebut, Google membatasi karyawannya untuk melakukan perjalanan ke negara-negara dengan kasus penyebaran virus corona yang tinggi. Raksasa teknologi itu membatasi perjalanan ke China, Italia, Iran, Jepang, dan Korea Selatan.Baca Juga: Konferensi Pengembang Game GDC 2020 Resmi Batal karena Virus Corona
Perusahaan lain di seluruh dunia juga telah mengambil kebijakan serupa. Salah satunya Amazon, perusahaan dengan 800.000 karyawan ini telah membatasi semua perjalanan karyawannya yang tidak penting. Hampir 84.000 orang telah terinfeksi virus ini, setidaknya 2.859 orang telah meninggal dunia. Di Swiss sendiri setidaknya ada sembilan kasus virus corona telah dikonfirmasi.