Baca juga:
Xiaomi Pastikan Redmi Note 5 Masuk Indonesia, Berapa Harganya?
[caption id="attachment_31960" align="alignnone" width="673"]
Foto dari akun TMCPoldaMetro yang diambil menggunakan Xiaomi Mi 6 (source: Twitter / TMCPoldaMetro)[/caption]
Dari watermark dua foto tersebut, tampak tulisan "Shot on Mi 6 Mi Dual Camera" pada bagian kiri bawah. Foto ini tampak normal, bahkan jepretannya termasuk apik.
Baca juga:
Kecolongan, di Lazada Ada Kamera Mirrorless Black Market!
Namun, perlu diketahui bahwasannya Xiaomi Mi 6, gawai yang dipakai untuk memfoto kegiatan itu, tidak atau belum beredar resmi di Indonesia. Baru Mi A1, ponsel Android One, yang dijual secara resmi di sini dari lini Mi. Ada kemungkinan, gadget yang dirilis bulan April 2017 itu ilegal atau dibeli dengan "hanya" garansi distributor. Cukup miris melihat fenomena kalau di lingkungan pemerintahan ternyata ada yang menggunakan smartphone tak resmi. Terlebih, yang "memamerkannya" adalah oknum dari pihak kepolisian. Selain tak etis, hal ini tak terelakkan memancing netizen berpikir dan berkomentar miring. Dari pantauan redaksi, ada saja user yang menuding oknum aparat memakai smartphone sitaan.Baca juga:
Sementara itu, Mi 6 sendiri merupakan gadget berspesifikasi ciamik. Berukuran 5,15 inci, jeroannya Qualcomm Snapdragon 835 octa-core, GPU Adreno 540, RAM 4GB/6GB, ROM 64GB/128GB, serta berbaterai 3.350mAh. Terdapat pula kamera utama ganda 12MP + 12MP (f/1.8 + f/2.6) plus kamera selfie 8MP.