Baca Juga: Gaet Investor, Passpod Permudah Penawaran Umum Saham
Menanggapi pertumbuhan kinerja ini, Hiro Whardana, CEO Passpod menuturkan hal tersebut menunjukkan bahwa bisnis Passpod telah menjawab kebutuhan pasar traveler untuk bepergian ke luar negeri. Solusi dan produk yang ditawarkan, kata Hiro, terbukti membantu para traveler saat berada di luar negeri sehingga permintaan akan layanan Passpod semakin meningkat yang berimbas pada pertumbuhan positif bisnis perusahaan. “Pertumbuhan ini merupakan bukti bahwa layanan dan produk Passpod memang dibutuhkan oleh pasar. Sebagai Digital Tourist Pass, Passpod senantiasa berinovasi untuk menghadirkan produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen,” ujar Hiro.Baca Juga: Mantap IPO, Passpod Siap Lepas 34 Persen Saham ke Publik
Sebagai bentuk komitmen menghadirkan produk sesuai kebutuhan pasar, startup lokal ini berencana menjadi ekosistem on demand berbasis aplikasi yang menawarkan berbagai kebutuhan yang relevan bagi traveller selama bepergian di tahun 2022. Passpod bisa memberi layanan maksimal serta berbagai rekomendasi kepada traveler Indonesia tidak hanya saat persiapan tetapi juga selama perjalanan. Beberapa diantaranya yaitu penjualan tiket destinasi wisata on the spot, itinerary builder, e-commerce, asuransi perjalanan, dan berbagai hal lainnya. Selain itu, Passpod juga memiliki rencana ekspansi bisnis ke lima negara di Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Korea Selatan, ditujukan untuk menarik turis dari luar negeri ke Indonesia. Untuk keperluan outbound traveller sendiri, layanan Passpod saat ini sudah bisa digunakan di 70 negara.