Baca juga:
Pengguna Android Ternyata Punya “Cinta Terpendam” ke Microsoft
"Sudah beberapa dekade ini, industri berfokus untuk mengamankan device saja. Cara itu perlu diubah," tegas Bret Arsenault, Corporate Vice President and Chief Information Security Officer Microsoft. "Mengamankan perangkat memang penting, tetapi itu saja tak cukup. Kita harus fokus untuk mengamankan tiap individu," tambahnya, seperti dikutip dari situs resmi Microsoft (26/12/2017).Baca juga:
Microsoft Siapkan Smartphone Lipat dengan Layar Ganda, Kapan Rilis?
Jawaban Microsoft itu berupa Windows Hello, yang mampu memverifikasi identitas user menggunakan pemindai wajah, sidik jari, hingga iris mata. Raksasa yang kini dipimpin Satya Nadella itu mengklaim Windows Hello telah digunakan oleh sebagian besar pegawainya. Di samping itu, 70 persen pengguna perangkat ber-OS Windows 10 memilih mengaktifkan Windows Hello daripada password biasa. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=uJ3W2YABZzo[/embed]Baca juga:
Headphone Seharga Rp28,5 Juta Dipamerkan di CES 2018, Apa Hebatnya?
Dalam video demo yang dipamerkan, tampak bagaimana mudahnya perangkat Windows 10 mengotentikasi pemiliknya saat laptop tersebut baru dibuka, saat berbelanja online, hingga menjalankan aplikasi tertentu. Scanning yang berjalan selama beberapa detik saja itu tampak lebih mudah, daripada Anda harus selalu mengingat dan meng-input kata sandi tiap diminta.