Baca Juga: Retas Server Nintendo, Pria Ini Didenda Rp 3,5 miliar
Dilansir dari laman gamespot.com, Nintendo mencatat selama Februari, bahwa pandemi COVID-19 berdampak pada pengiriman Switch di Jepang. Menurut sumber, operasi di pabrik-pabrik produksi Switch telah "sedikit pulih," tetapi belum normal sepenuhnya. Nintendo belum memberikan kepastian kapan Switch akan melanjutkan pengiriman di negara tersebut.
https://m.youtube.com/watch?v=f5uik5fgIaI
Nikkei merencanakan penangguhan ini hanya berlaku untuk Jepang. Nintendo akan melanjutkan pengiriman sistem Switch ke luar Jepang, di antaranya Amerika Utara, Eropa, dan lainnya.
Baca Juga: Latihan Zumba Bisa Dimana Saja Melalui Game di Nintendo Switch
Switch juga memiliki permintaan tinggi di luar negeri, terutama karena isolasi sosial telah diberlakukan untuk memperlambat penyebaran virus corona. Konsol selalu terjual habis di seluruh AS, menyebabkan harganya meroket di pasar barang bekas. Nintendo mengakui kekurangan stok. "Perangkat keras Nintendo Switch terjual habis di berbagai lokasi ritel di AS, tetapi saat ini produksi masih berjalan," kata perusahaan itu. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi." Nintendo menambahkan.