Technologue.id, Jakarta – Setelah bertahun-tahun berada dalam tahap pengembangan dan pengujian, WhatsApp akhirnya mengumumkan kehadiran fitur nama pengguna (username) yang telah lama dinantikan pengguna. Fitur ini dirancang untuk memberikan lapisan privasi tambahan dengan memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon pribadi mereka.
WhatsApp mengonfirmasi bahwa proses reservasi username mulai dibuka secara bertahap sejak minggu ini. Namun, fitur username secara penuh baru akan tersedia bagi pengguna pada akhir tahun 2026 melalui peluncuran bertahap di berbagai negara. Perusahaan akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna ketika fitur tersebut sudah dapat digunakan di wilayah masing-masing.
Menurut WhatsApp, kehadiran username didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan privasi digital. Selama ini nomor telepon menjadi identitas utama dalam aplikasi, namun perusahaan menilai tidak semua pengguna nyaman membagikan informasi tersebut kepada orang yang baru dikenal.
"Nomor telepon bersifat pribadi dan terkait dengan banyak aspek kehidupan pengguna. Terkadang seseorang hanya ingin mengobrol tanpa harus memberikan nomor teleponnya," demikian penjelasan WhatsApp mengenai alasan pengembangan fitur tersebut.
Fitur ini dinilai akan sangat bermanfaat bagi pengguna yang aktif di grup komunitas, forum diskusi, atau organisasi tertentu. Dengan sistem username, pengguna dapat berinteraksi dengan anggota lain tanpa harus memperlihatkan nomor telepon kepada banyak orang yang belum pernah mereka temui secara langsung.
Untuk melakukan reservasi, pengguna dapat membuka menu Settings WhatsApp dan mengetuk foto profil mereka. Di sana akan tersedia opsi untuk memilih atau membuat username. WhatsApp juga menyediakan generator bawaan yang dapat membantu pengguna menemukan nama yang masih tersedia apabila pilihan utama sudah digunakan oleh orang lain.
Menariknya, WhatsApp juga memungkinkan pengguna untuk mengklaim nama yang sama dengan akun Facebook atau Instagram mereka. Langkah ini diharapkan memudahkan pengguna menjaga identitas digital yang konsisten di seluruh layanan milik Meta.
Meski mengadopsi sistem username, WhatsApp menegaskan bahwa platformnya tidak akan memiliki direktori publik seperti media sosial pada umumnya. Pengguna tidak dapat mencari atau menelusuri daftar username yang tersedia, dan aplikasi juga tidak akan memberikan rekomendasi akun untuk dihubungi.
Sebaliknya, seseorang harus mengetahui username yang tepat untuk dapat memulai percakapan dengan pengguna lain untuk pertama kalinya. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga privasi dan mencegah penyalahgunaan fitur pencarian.
Selain itu, WhatsApp turut menghadirkan fitur keamanan tambahan berupa "kunci username". Fitur opsional ini memungkinkan pengguna menetapkan kode khusus yang harus diketahui orang lain selain username mereka sebelum dapat mengirim pesan. Mekanisme tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko spam dan pesan yang tidak diinginkan.