Baca Juga:
Dengan angka tersebut, terdapat peningkatan tiga kali lipat jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020 lalu. Meski begitu, jika dibandingkan dengan Maret 2019 lalu, angka pendistribusian smartphone tersebut masih lebih rendah 20 persen. Dari total 21 juta unit smartphone tersebut, 2,5 juta unit di antaranya merupakan gadget bermerek Apple. Angka tersebut jauh meningkat ketimbang bulan sebelumnya (Februari 2020) yang hanya 500.000 unit. Sementara sisanya dari berbagai merek smartphone. Di Tiongkok sendiri, toko ritel baik offline maupun online sudah mulai kembali beroperasi secara normal. Dan hal tersebut juga terjadi pada beberapa perusahaan logistik untuk melakukan pengiriman barang. Oleh karenanya, bukan tidak mungkin kuartal berikutnya kondisi perekonomian di sana sudah lebih baik.