Jakarta — Persaingan asisten AI semakin memanas sepanjang 2026. Technologue.id merangkum perbandingan mendalam antara Claude buatan Anthropic dan ChatGPT dari OpenAI untuk membantu Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan.

ChatGPT memang menjadi pintu pertama kebanyakan orang mengenal model bahasa besar (LLM) sejak rilis 2022. Namun, posisinya mulai tertantang setelah Anthropic meluncurkan Claude pada Maret 2023.

Kedua platform kini sama-sama memiliki mode coding dan workspace khusus. Fungsinya pun tumpang tindih, mulai dari menulis kode, menjawab pertanyaan cepat, meringkas dokumen, hingga mengorganisir file.

Perbedaan signifikan baru terasa ketika Anda membutuhkan fitur khusus. Model flagship terbaru masing-masing, Claude Fable 5 (Max) dan GPT 5.6 Sol (Max), menunjukkan hasil menarik dalam benchmark akurasi.

Menurut AA-Omniscience Accuracy Benchmark, Claude unggul tipis dengan skor 61 persen dibandingkan ChatGPT yang meraih 59 persen. Selisih ini nyaris tidak terasa dalam penggunaan harian.

Namun untuk model kelas menengah, ChatGPT 5.6 Terra (Max) justru lebih unggul dengan skor 46 persen. Claude Sonnet 5 (Max) hanya mampu meraih 38 persen pada pengujian serupa.

Soal halusinasi, Claude jauh lebih unggul. Claude Fable 5 mencatat tingkat halusinasi 55 persen, sementara ChatGPT 5.6 Sol mencapai 89 persen. Semakin rendah skor, semakin baik kemampuan model menolak menjawab di luar pengetahuannya.

Tangkapan layar antarmuka Claude AI

Perbedaan paling mencolok terletak pada fitur eksklusif. Claude Cowork yang dirilis Januari 2026 mampu mengerjakan tugas berbasis pengetahuan secara mandiri, termasuk mengorganisir file.

Claude juga memiliki Artifacts yang bisa merender potongan kode, situs HTML satu halaman, komponen React interaktif, hingga diagram. Fitur ini bisa dibagikan dan dipublikasikan ke web.

ChatGPT memiliki fitur serupa bernama Sites, namun hanya tersedia untuk pengguna individu di Codex dan API. Berbeda dengan Claude yang bisa digunakan di seluruh platform, ChatGPT Sites juga tidak dapat menarik data langsung.

Fitur voice ChatGPT jauh lebih natural dan bisa diinterupsi tanpa kehilangan konteks pembicaraan. Ada pula fitur video langsung untuk bantuan real-time saat menghadapi masalah tertentu.

ChatGPT unggul dalam pembuatan gambar fotorealistik. Sementara Claude hanya bisa membuat diagram, grafik, dan visual interaktif berbasis HTML dan SVG.

Meski model terbaru ChatGPT lebih baik dalam benchmark, pengalaman pengguna justru terasa menurun. Tingkat halusinasi GPT-4o yang lama hanya 38 persen, jauh lebih baik dari GPT-5.6 Sol yang mencapai 89 persen.

OpenAI juga mulai menampilkan iklan di tier gratis dan ChatGPT Go. Sementara Anthropic justru meningkatkan fitur tier gratis Claude tanpa iklan. Keputusan ini membuat banyak pengguna beralih ke Claude.

Faktor etika juga memengaruhi pilihan pengguna. Kontrak Anthropic dengan Departemen Perang AS batal karena menolak penggunaan AI untuk pengawasan massal dan senjata otonom penuh. OpenAI kemudian menggantikannya dengan perjanjian serupa.

Dari sisi harga, kedua platform memiliki paket yang hampir identik. Claude menawarkan Pro seharga 20 dolar AS per bulan, Max 5x seharga 100 dolar AS, dan Max 20x seharga 200 dolar AS. ChatGPT memiliki struktur harga serupa plus paket 8 dolar AS yang masih menampilkan iklan.

Pilihan antara Claude dan ChatGPT pada akhirnya bergantung pada kebutuhan spesifik Anda. Claude unggul dalam akurasi, privasi, dan fitur kolaborasi. ChatGPT lebih baik dalam kreativitas visual dan interaksi suara. Perkembangan AI terus berlanjut, dan persaingan ini dipastikan akan menghasilkan inovasi yang lebih menarik ke depan.