Baca Juga: Cerita Presiden Jokowi Ditawari Produk Penggemuk Badan di Medsos
Meskipun begitu, Presiden Jokowi mengingatkan agar jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar. Menurutnya, ekonomi digital harus memicu pemasaran produk dalam negeri dan UMKM. "Indonesia jangan cuma jadi penonton ekonomi digital ini. Di marketplace kita juga jangan cuma barang-barang impor saja yang dipajang, produk lokal juga. Ekonomi digital harus mendorong devisa, mendorong ekspor, dan menurunkan defisit," sambungnya.Baca Juga: 2020 Tahun Pilkada, Seberapa Besar Ancaman Siber?
Jokowi menargetkan pendapatan ekonomi digital Indonesia pada 2025 adalah US$ 133 miliar. Dimana angka tersebut jauh lebih tinggi dari tahun 2015 yang hanya mencapai US$ 8 miliar dan US$ 40 di tahun 2019. "Semakin banyak inisiatif startup dan inisiatif kewirausahaan yang berbasis digital. Inilah kekuatan yang harus kita himpun untuk kesejahteraan Indonesia," pungkas Presiden Jokowi.