Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Sah! XL-Smartfren Resmi Merger Hasilkan Perusahaan Rp 104 Triliun
SHARE:

Technologue.id,Jakarta - XL Axiata dan Smartfren resmi bergabung, melahirkan entitas baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart). Dengan merger ini, industri telekomunikasi Indonesia kedatangan pemain besar baru.

Nilai transaksi merger ini mencapai Rp 104 triliun. Salah satu aksi korporasi terbesar di sektor telekomunikasi Tanah Air. Dengan penggabungan ini, XLSmart kini melayani lebih dari 94,5 juta pelanggan. Posisinya kini ada di urutan ketiga, di bawah Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison.

Chairman Sinarmas Telecommunication & Technology, Franky Oesman Widjaja, memastikan bahwa Legal Day 1 XLSmart akan dimulai pada 16 April 2025. Tapi masih ada satu langkah lagi sebelum itu. Axiata dan Sinarmas akan menandatangani MoU terbaru pada 27 Maret 2025.

Baca juga:
Gelar RUPST, XL Axiata Bagikan Dividen Tertinggi 4 Tahun Terakhir dan Ganti Direksi

"Kita akan memperdalam kerja sama. MoU ini bukan hanya soal digital infrastructure, tapi juga bagaimana digital value-added bisa kita kembangkan," kata Franky. Ia menyebut ada potensi besar dalam pengembangan layanan digital, seperti sistem pembayaran dan konten digital.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, memastikan merger ini bukan sekadar gabungan dua operator. "Kami akan membawa pengalaman terbaik bagi pelanggan dengan jaringan lebih kuat dan inovasi digital terbaru," ujarnya.

Dua pemegang saham utama, Axiata Group Berhad dan Sinar Mas, kini berbagi kendali. Masing-masing memegang 34,8% saham XLSmart. Strategi besar sudah disiapkan.

Presiden Komisaris XLSmart, Arsjad Rasjid, percaya ini adalah langkah besar menuju digitalisasi yang lebih luas. "Merger ini membuka peluang besar untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia," katanya.

Baca juga:
Uji Jaringan Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata di 3 Destinasi Wisata Kota Solo, Bagaimana Hasilnya?

Group CEO Axiata Group, Vivek Sood, menegaskan bahwa merger ini memiliki tujuan besar. Menurutnya, ini akan menjadi momen penting bagi industri telekomunikasi Indonesia.

"XL Smart akan muncul sebagai pemain tangguh, memungkinkan kami untuk mempercepat investasi dalam infrastruktur dan inovasi digital, serta memberdayakan masyarakat," jelas Vivek.

Saat ini merger masih dalam tahap finalisasi. Axiata Group Berhad dan Sinar Mas masih harus menyelesaikan beberapa dokumen resmi sebelum Legal Day 1 pada April mendatang.

Merger ini bukan hanya soal perubahan nama. Ini strategi untuk menguasai pasar telekomunikasi di era digital.

Apakah XLSmart akan benar-benar menjadi game changer di industri telekomunikasi Indonesia? Kita lihat nanti.

SHARE:

5 Aplikasi Video Streaming Usir Bosan Selama Mudik Lebaran

Lebaran 2025 : Daftar Nomor Telepon Darurat Indonesia