Baca juga:
Kenapa Nge-charge Pakai Port USB di Dashboard Mobil Itu Percuma?
Salah satu restoran cepat saji di Hangzhou, China, sudah mengadopsi teknologi tersebut. Alhasil, tiap transaksi dapat diproses tanpa perlu memasukkan PIN atau mendekatkan ponsel ke NFC reader layaknya yang diharuskan Apple, Google, dan Samsung dalam layanan mobile payment-nya. Sistem yang dinamai Smile to Pay ini disebut tak dapat diakali oleh foto atau trik lainnya. Soalnya, layanan ini menggunakan kamera yang mampu memindai secara mendalam untuk memastikan bahwa wajah yang di-scan benar-benar wajah user terdaftar yang sah.Baca juga:
Huawei Resmikan Prosesor Mobile yang Mampu Dukung AI, Apa Hebatnya?
Di samping itu, sistem ini diklaim mampu mengidentifikasi user walaupun mereka "menyamar", misalnya dengan menggunakan makeup atau rambut palsu. Untuk wajah yang sekilas mirip pun Alipay bisa mengantisipasinya agar tidak tertukar.Baca juga:
Kira-kira, kapan ya layanan ini diterapkan di Indonesia?