Baca juga:
Mantap Nih! Adobe AI Bisa Kenali Foto Palsu
Parahnya, screenshot dan video dari aktivitas pengguna di layar berisikan informasi pribadi user, di antaranya nama pengguna, kata sandi, nomor kartu kredit, dan informasi pribadi penting lainnya, kata para peneliti. "Kami menemukan fakta bahwa setiap aplikasi memiliki kemampuan untuk merekam layar Anda dan apa pun yang Anda ketik," kata David Choffnes, seorang Profesor di Northeastern University Boston, Amerika Serikat.Baca juga:
WhatsApp Siap Hibahkan Rp720 Juta untuk Pemberantasan Hoax
Dalam penelitian ini, tim menganalisis lebih dari 17.000 aplikasi paling populer di sistem operasi Android, dengan menggunakan program pengujian otomatis tertentu. Hasilnya diluar dugaan, secara keseluruhan, 9.000 dari 17.000 aplikasi menunjukkan potensi untuk mengambil screenshot. Padahal, para peneliti semula mengganggap aplikasi tersebut hanya merekam audio melalui mikrofon.Baca juga:
Keren, MIT Kembangkan Sistem Robot yang Dikendalikan oleh Otak!
"Tidak ada kebocoran audio sama sekali. Tidak ada satu pun aplikasi yang mengaktifkan mikrofon," kata Christo Wilson, salah seorang peneliti. "Lalu kami mulai melihat hal-hal yang tidak kami duga. Aplikasi secara otomatis mengambil screenshot dari diri mereka sendiri dan mengirimnya ke pihak ketiga." Meskipun pelanggaran privasi ini tampaknya tidak berbahaya – kebanyakan untuk kepentingan iklan, tetapi peneliti menekankan betapa mudahnya jendela privasi ponsel dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan.